BDN Sumsel Resmi Terbentuk, Siap Suplai dan Awasi Program Makanan Bergizi Gratis

PALEMBANG – TEROPONGSUMSEL.COM
Dalam rangka mendukung kelancaran serta peningkatan mutu pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG), kepengurusan Badan Dapur Nasional (BDN) Provinsi Sumatera Selatan resmi dibentuk. Lembaga ini berada di bawah naungan Badan Gizi Nasional (BGN) dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, dengan fokus utama menjamin keamanan pangan serta pemenuhan standar gizi yang optimal bagi penerima manfaat.

Terbentuknya pengurus Badan Dapur Nasional (BDN) Sumatera Selatan bertujuan memastikan makanan yang disajikan dalam program MBG aman dikonsumsi dan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan. Keberadaan BDN juga menjadi bagian penting dalam mendukung operasional setiap dapur MBG melalui sistem pengawasan yang terstruktur.

Selain melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap pelaksanaan MBG, BDN juga berperan sebagai pemasok bahan pangan. Pasokan tersebut berasal dari hasil produksi pertanian hortikultura yang dikelola langsung oleh Badan Dapur Nasional.

Ketua BDN Provinsi Sumatera Selatan, Rahidin H Anang, yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP), dalam rapat bersama para pengurus BDN kabupaten/kota se-Sumatera Selatan, mengungkapkan bahwa kepengurusan BDN di daerah memiliki peran strategis dalam memback up, mensuplai, sekaligus mengawasi kegiatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG.

“Nantinya BDN kabupaten/kota berperan penuh dalam mendukung serta memastikan pelaksanaan SPPG MBG berjalan sesuai standar,” ujar Rahidin H Anang, Minggu (04/01/2026).

Ia menambahkan, BDN Sumatera Selatan akan fokus mengembangkan sektor pertanian, khususnya tanaman hortikultura, di atas lahan seluas 50 hektare. Hasil produksi tersebut akan disuplai langsung ke SPPG-MBG di seluruh wilayah Sumatera Selatan sehingga tidak lagi bergantung pada produk di luar program BDN.

“Langkah ini diharapkan dapat mencegah terjadinya kasus keracunan makanan dalam program MBG serta menghindari potensi kerugian keuangan negara,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rahidin menjelaskan bahwa peran Badan Dapur Nasional juga mencakup menjamin ketersediaan pangan, memastikan pasokan yang cukup dari produksi dalam negeri dan cadangan pangan nasional, serta memberikan prioritas kepada petani lokal melalui struktur BDN yang telah dibentuk.

Selain itu, BDN diharapkan mampu menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan yang efisien, sekaligus bertanggung jawab dalam meningkatkan kualitas konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman (B2SA).

Hal tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang dihadiri pengurus BDN kabupaten/kota se-Sumatera Selatan pada Minggu (04/01/2026). (Red)

Related posts

Leave a Comment